Fase Psikoseksual Freud

Fase Psikoseksual Freud

image

Dalam perjalanannya, manusia memiliki beberapa fase perkembangan kepribadian. Berikut fase perkembangan psikoeseksual menurut Freud:
.
• Fase oral (0-1 tahun), di mana bayi cenderung memasukkan sesuatu pada mulut (jari, mainan, dsb)
• Fase anal (1-3 tahun), anak cenderung buang air besar/kecil di sembarang tempat
• Fase phallic (3-6 tahun), di mana anak cenderung mengikuti gaya ayah, anak lelaki lebih suka ibu dan sebaliknya
• Fase laten (6-pubertas), anak lebih senang dengan teman sebayanya
• Fase genital (pubertas-dewasa), tertarik dengan lawan jenis

Perilaku menyimpang saat dewasa bisa disebabkan karena ketidakpuasan anak di setiap fasenya.
Misal, bila fase oral anak tidak terlewati dengan baik, perilaku saat dewasa cenderung perokok, peminum, menggigit kuku dsb.

Masih banyak contoh lain penyimpangan yang terjadi karena fiksasi/ ketidakpuasan di tiap fase.
Oleh karena itu, biarkan anak berkembang pada “fasenya” masing-masing, jangan pernah melarang atau mengancamnya.

Teori ini beragam, salah satu referensi rujukan dapat diperoleh di sini

Semoga bermanfaat 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s