Cuci Tangan WHO

Cuci Tangan WHO

Pada prakteknya cuci tangan harus dilakukan sebelum kontak dengan pasien, sebelum tindakan asepsis, setelah terkena cairan tubuh pasien, setelah kontak dengan pasien dan setelah kontak dengan lingkungan sekitar pasien.

Berikut cuci tangan dari WHO:

Basuh tangan dengan air, tuangkan sabun secukupnya, ratakan dengan kedua telapak tangan


Gosok punggung dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya


Gosok kedua telapak tangan dengan sela-sela jari


Jari-jari sisi dalam dari kedua tangan saling mengunci


Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan sebaliknya


Gosokkan dengan memutar ujung jari-jari tangan kanan di telapak tangan kiri dan sebaliknya


Bilas kedua tangan dengan air mengalir, keringkan dengan handuk sekali pakai sampai benar-benar kering, gunakan handuk tersebut untuk menutup kran

Jadi ingat jaman pertama kali masuk kamar operasi, saat disuruh jadi asisten operasi odontektomi di stase gigi dan mulut. Malunya luar biasa kala itu, jelas saja setelah cuci tangan saya mengembalikan lengan baju yang sebelumnya disingsingkan dan membuka pintu dengan tangan (untung wajah ini gak ketahuan karena pakai masker, jadi gak usah tutup muka lagi..hehehe). Ya Allah, waktu itu masih culun banget jadi dokter muda. Mengingat kejadian itu, jadilah postingan tentang langkah mencuci tangan ini. Semoga bermanfaat! Ingat kebersihan sebagian dari iman🙂

2 thoughts on “Cuci Tangan WHO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s