Stase Petualang

Stase Petualang

22.12.2010. Alhamdulillah..selesai juga ni stase *dance meski belum judisium 

Stase ini konon stase jalan-jalan selama koas. Jelas saja, secara stasenya di luar rumah sakit yaitu Magelang, Jogja dan Jepara (klo ini Jogjanya otomatis terketik..hehe).. Tak hanya di kota-kota tersebut, ternyata ada juga stase Semarang yang luar biasa memberi pengalaman, yaitu stase Sunan Kuning.

Perjalanan dimulai dari Magelang. Hari-hari kami di kota itu ditemani dengan salju merapi. Payung, masker dan kacamata adalah barang yang wajib dikenakan. Rombongan kami disebut sebagai koas merapi…yeah keren juga

Seminggu di Salaman kami belajar manajemen puskesmas, lalu beralih ke Desa Wanurejo Kec. Borobudur, Magelang. Waw! Koas merapi semakin mendekati gunung yang lagi asik-asiknya berproduksi. Abu yang semula hanya 0,1 cm di Salaman, berkisar 10 kali lipat di desa wisata Wanurejo. Tapi Alhamdulillah di desa begitu banyak hal yang kami pelajari, mulai dari musyawarah, berkunjung ke lintas sektoral, memberi penyuluhan, jaga klinik pengungsian dan tentunya jalan-jalan di tengah suasana merapi yang mencekam.. 

Berangkat ke Jepara tepatnya di Mlonggo, kegiatan kami di sini belajar tentang manajemen rumah sakit (di RS Kartini) dan membuat laporan kerja pribadi. Saat itu saya mendapat tema pendataan tempat-tempat umum (TTU) dan tempat pembuatan dan penjualan makanan (TP2M) wilayah kerja Puskesmas Pakis Aji tepatnya di Desa Suwawal Timur. Saya dan dua teman lain menelusuri desa wilayah kerja kami masing-masing mendata TTU dan TP2M untuk melihat status kesehatan tempat-tempat umum tersebut. Rumit dan mumet tapi cukup menyenangkan *_*

Selesai di Mlonggo Jepara, kami kembali ke peradaban. Di semarang tak kalah menarik, kami bergabung dengan koas IKM UPN berangkat ke resosialisasi Sunan Kuning, tempatnya para pekerja seksual. Hmm.. di sini kami mendapat pengalaman wawancara langsung dengan WPS dan belajar tentang penyakit menular seksual serta HIV AIDS di Klinik Griya Asa.

Selain di Sunan Kuning, kami juga mendapat pengalaman baru di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).  Di KKP kami belajar tentang bagaimana mengelola kesehatan di pelabuhan, khususnya pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Tak menyangka tak menduga ada bagian kesehatan seperti ini, unik! 

Di Semarang laporan kami diakhiri dengan presentasi ilmu kedokteran keluarga (KDK) dari hasil kunjungan rumah pasien di Desa Wanurejo.

Dan berakhirlah state jokka-jokka ini.. Alhamdulillah..

Great thanks to:

– Semua pembimbing kami selama belajar IKM yang tak dapat disebutkan satu-satu. Terima kasih atas ilmunya 

– Kadus Dusun Jowahan atas keramahannya menerima kami selama di Jowahan

– Petinggi Desa Suwawal Timur dan staff-staffnya yang sangat baik hati *maap pak laporannya belum saya kumpulkan ke bapak, hehe

– Dan peguji ujian akhir IKM saya yang sangat-sangat baik hati *pak, lulusin kami semua yaa.. *wink*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s