Bayi Besar

Bayi Besar

Bayi A: 4000 gr

Staseku diawali di bagian Perawatan Bayi Risiko Tinggi (PBRT), Pediatric. Tiap hari bayi-bayi “berisiko” berdatangan. Ada yang prematur, kejang, gagal nafas, asfiksia, hipoglikemi, infeksi, kelainan bawaan dan banyak lagi. Salah satu bayi yang membuat saya kagum adalah bayi besar (makrosomia). Kagum karena ukuran tubuhnya yang begitu unik dibanding teman-teman seusianya. Subhanallah! Lucu sekali bayi itu! Big babies *gemes..


Semula saya bertanya kenapa bayi besar ini harus dirawat di PBRT, bukan di ruang perawatan biasa… Ternyata karena risiko hipoglikemia si bayi. Bayi makrosomia (berat lahir lebih dari 4 kg) biasanya terlahir dari ibu penderita diabetes melitus (DM). Hipoglikemia (rendahnya kadar gula dalam darah) diakibatkan karena hiperinsulinemia (kadar hormon insulin dalam darah berlebihan) pada bayi, akibat hiperglikemi DM selama kehamilan.

bayi B: 4200 gr πŸ™‚

Kadar gula darah bayi makrosomia dipantau di PBRT tiap 3 jam, bila kadar gula darah baik selama 3 kali pemeriksaan, maka bayi dipindahkan rawat gabung bersama orangtuanya..

Selain hipoglikemi, bayi besar juga berisiko buat si ibu, yaitu selama proses melahirkan karena ukuran tubuh bayi yang tidak kecil. Seperti bayi ini yang dilahirkan secara sectio caesaria. This is that cute babies >_<!! πŸ˜€

*special for my 1st n 2nd sista…insya Allah kehamilan dan persalinannya dimudahkan dan dilancarkan…amiiin… Jaga kesehatan sist2, makan yang banyak biar bayinya besar2 dan sehat πŸ™‚

Advertisements

22 thoughts on “Bayi Besar

  1. pantas saat sedang hamil perilaku seorang ibu harus benar2 dikontrol ya, termasuk soal mengkonsumsi obat atau vitamin yang diberikan oleh dokter saat kontrol tiap bulan, ternyata KATANYA ngga baik juga kalau semua dihabiskan karena bisa berakibat bayi yg dikandungnya melampaui ukuran normal, bener ga sih?

    salam saya
    kunjungan balik
    trims udah berkunjung ke blog ku

    1. Iya, mengkonsumsi obat selama hamil memang harus dipantau… Beberapa obat tidak boleh dikonsumsi karena bersifat teratogenik (berbahaya untuk janin). Tapi setahu saya kalau vitamin atau obat penambah darah (tablet Fe) selama hamil tidak ada efek ke ukuran janin.. πŸ™‚

      sama2…makasi kunjungannya yaa.. πŸ˜€

    1. Mbak yuyun taksiran persalinannya bulan maret 2010, kalo mbak iyut agustus 2010 *insya Allah πŸ™‚
      Klo adeknya cia kapan kak din?? Hehehe…

  2. jadi inget pas tante ku ngelahirin ank ketiganya..pasku k rumah sakt mw jenguk ada seorang ibu kebetulan satu ruangan with my aunt lahirin anak gede kyk anak umur 4 bulan…y wajar juga kalii ibunya gendut c,,,tpi aneh kaliii..heeeee..tuh biasa nya karna apa c ki?apa karna suka minum es?

    1. Ga ada hubungannya dengan minum es sayang…heheh… Bisa karena usianya dalam kandungan terlalu lama, karena orangtuanya kencing manis (DM) dan sebagainya πŸ™‚

  3. Eh…br tau kl Ani lahir prematur & sempat menikmati inkubator.
    “… makan yang banyak biar bayinya besar2 dan sehat”. Wadduh, jgn banyak2 makannya, tar endut lho & jgn besar2, kasian yg melahirkan =).
    Tp mang lht bayi2 tu tampak bgitu nggemesin ^_^, kasian kl tnyta hrs terbaring lemah, diobservasi di ruang perawatan RS dan bkn merasakan keindahan rumahx. Hayah… melankolis amat, hee…

    1. Iya mbak, kasihan klo lihat bayi di ruang perawatan gak dirawat gabung…padahal momen2nya begitu indah saat bayi baru lahir…hihi *kayak udah pernah melahirkan saja* πŸ˜€

  4. wah… gede’ na… saya waktu kecil malah lahir prematur dengan berat kurang dari 3 kilo jadi dimasukan dalam box yang entah apa namany, hehe, saya lupa namanya, kita pasti tau itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s