Hanya Terbaring

Hanya Terbaring

sakitLAGI (12)Bangsal itu penuh, berganti pasien dengan penyakit-penyakitnya yang cukup komplek. Diare, kejang demam, bronkopneumoni, penyakit jantung bawaan, leukemia dan lainnya. Sungguh tak sampai hati melihat adik-adik kecil yang sedang menangis, menatap dengan polosnya wajah tenaga medis di sekitarnya. Ada yang merengek minta selang infusnya dilepas, ada yang makan dengan tangan kiri karena tangan kanannya diinfus, ada yang tak ingin lepas dari ibunya saat didekati tenaga medis dan ada yang tertidur pulas sejenak melupakan sakitnya.

Berbeda dengan seorang adik berinisial M yang hanya bisa terbaring. Tangan dan kakinya tak bisa digerakkan. Sampai saat ini dokter yang menangani masih mencari penyebab Diplegi adik berusia 9 tahun itu. Sudah 2 minggu ia hanya terbaring lemas di kasurnya. Ibu dan ayahnya hanya bisa menemani dan membantu kebutuhan sang anak… Menyuapi sampai mengurus MCK.

M tak mengeluh apa-apa sebelum akhirnya lumpuh kedua tangan dan kaki. Kata kedua orangtua, anak sempat panas ngelemeng sebelum masuk rumah sakit. Tidak ada riwayat penyakit seperti itu dalam keluarga maupun tetangga sekitar.  Riwayat imunisasi lengkap kecuali polio, akan tetapi pemeriksaan fisik dan lab tidak mendukung ke arah polio. Hm.. semoga adik M diberi kesehatan biar bisa pulih seperti teman sebayanya yang lain. Amiin..

*Diplegi: lumpuh kedua tangan dan kaki, di mana kelumpuhan kaki lebih dari tangan

Advertisements

10 thoughts on “Hanya Terbaring

  1. Baru s4 baCa ni postingna.. Tharu..kasian bgt T_T Btw,wkt dh kelar stase anak,si dd dah ada kemajuan lom? Mdh2an kedua ortunya dberi kekuatan n ketabahan mjlni cobaanNya. Amiin.

    1. Adeknya dirawat waktu saya komuda sist, pas masuk koas udah ga ketemu lagi..kayake dirawat jalan n masih lumpuh, tapi insya ALLah saat ini sudah ada progress yang lebih baik..amiin, makasi do’anya sist 🙂

  2. Bahasa Semarang kali ya, saya yang orang Jawa ndak tau juga tuh artinya apa ^^. Tapi sepertinya mmang maksudnya “sumer2” alias subfebril gtu kali ya.. “semlenget”. hehe…bahasa apa lg ini ^^

    1. apa teman saya yang salah dengar ya mbak..soalnya teman saya yang anamnesis 😀 *manggil mbak apa ummi ya?
      memang harus menguasai banyak bahasa daerah ya 🙂

  3. ki tulisanmu pas komuda aja udah keren kaya’ gini…tar pas koass tetep nulis terus ya…(soalnya kbykan org udah ga sempet nulis lg gara2 sibuk di stasenya,he2)…smoga membawa byk manfaat buat yg nulis n yg mbaca ^^

    1. xixixi…sejujurnya saya juga sedikit bingung, ummi..
      soalnya itu bahasa pasien.. mungkin bahasa daerah kali ya? sepertinya artinya demam subfebril (bahasa medisnya)…*hmm…bener ga ya?? 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s