Blog Archives
Ironis
Hari itu semua dokter muda stase medikolegal berlari-lari ke kamar jenazah. Aroma kamar jenazah begitu menyengat, mengiringi benda terbungkus plastik hitam yang dikeluarkan dari dalam kardus berwarna cokelat kumal. Panjang benda itu tigapuluh sembilan sentimeter. Beratnya tujuh ratus lima puluh lima gram. Warnanya kehitaman, bentuknya seperti.. sesosok bayi! Ah tidak.. kata sosok sepertinya sudah tak pantas untukmu Nak.. Bagaimana bisa kami menyebutmu sosok bila kau hanya menjadi teman beribu lalat dan belatung..
Sementara di samping saya seorang sahabat berkeluh “Ya Allah sudah dua tahun menikah kami belum dikaruniai anak.. Orangtuanya sungguh tega..”
Ironis. Mei 2010.

