BersamaNya Bersamamu; Kau Pinang Aku Dengan Hamdalah
Alhamdulillah. Tulisan pertama saya setelah menyandang status baru; istri. Akhirnyaaa… setelah beberapa kali menulis “pengeeen, mupeng, do’akan segera nyusul” dan sejenisnya, atau ada yang “menangis di pojokan, menyeka air mata” sampai pengen “intip dikiiiiiiiit aja tulisan di laul mahfudz”, hihi..
Ternyata semua berjalan sesuai takdir *ya iyalah, masa’ ya iya dong :p. Alhamdulillah, pertemuan dua keluarga diawali di sudut kota di Semarang, “mendadak” keluarga suami datang langsung dari pulau seberang (Sulawesi) jauh-jauh untuk menyampaikan niat baiknya. Yeah.. Deg-degan amit-amit :”>
Setelah niat baik diterima, saya dan suami (yeay akhirnya punya misua) mempertimbangkan hari yang paling tepat melangsungkan “mitsaqan-ghalizha”. Terpilihlah akad nikah di Semarang hari Ahad, 24 Zulhijjah 1432 atau tepatnya 20 November 2011 (20.11.2011). Resepsi pernikahan dilangsungkan di Sorowako 4 Desember 2011, tempat kelahiran saya dan kampung suami. Banyak yang bilang “pilih tanggal cantik ya?” atau “kok akad di Semarang?”. Hmm sejujurnya takdirlah yang menentukan tanggal dan tempat ini..cihuy
)
Setelah kesibukan saya dan suami usai satu per satu, mulailah persiapan pra nikah dilakukan dan selesailah rangkaian pernikahan kami *yang ini gak perlu diceritakan semua. Intinya ucapan terima kasih tak terhingga untuk Bapak & Ibu tercinta Adiyono Rahayu beserta sista Yun, sista Yut, sista Dee dan keluarga kecilnya (Abang Adam, Kak Andhanc, Mas Rizal & the krucils). Serta Ibu Bapak Mertua, new sista & brother-in-law (Dek Ris & Kak Ardian). Mereka semua luar biasa dalam mempersiapkan pernikahan si Ragil dan si Barep. Keluarga besar Kediri, Makassar dan Sorowako serta semua yang turut berpartisipasi mendo’akan, meriahkan dan menyemarakkan (lebay) pernikahan kami *maap gak bisa disebut satu per satu
. Juga semua yang mungkin mendo’akan atau tak terundang. Mohon maaf sebesar-besarnya untuk kekurangan tersebut. Luv u all… *speechless
Mohon do’a agar kami langgeng selalu dijalanNya, akur, dan diberi keturunan yang sehat, cerdas, cantik, ganteng, sholeh, sholehah seperti kedua orangtuanya.. Amiinn *banyak banget maunya ya
)
Dan yang terakhir.. Love you coz Allah hubby, senang menjalani kehidupan bersamaNya bersamamu.. Bismillah
))))))(((((((:
Posted on December 23, 2011, in Stetoskop: Pendengar Detak "Hati" and tagged Nikah, PankQ. Bookmark the permalink. 9 Comments.


trims y say… u ar mai eperiting…
iya hubby pank, so do I :*
aaagghhh,,,kikiiiieee,,,dikau bikin ngiri deh…. >____<
gantian ni,eke yg minta: "doakan aku ya,,". xixixi….
#doain apa nih? XD
amiiin… *amin apaan ya ty
)
wah kikieee….baru liat postinganmu yang ini….
mpe sekarang masih nyesel gak bs dateng pas akad T.T
barakallahu laka wa jama’a bainakuma fii khoir….
nira sayang…huaaaa jadi merasa bersalah karena hari nikah bertepatan ma ke bali..huhu tapi emang menyebar “gosip” nya deket2 hari H ya, maap ya nira syg…du’a is the best gift
So swiiiiiitttt
baarokallohulak wa baroka’alaik
wa jama’a bainakuma fii khoirin
alhamdulillah.. makasi do’anya